
Workshop Esklusif Neraca Massa Emisi - Batch 1 2026
Public Training
n/a
n/a
n/a
Hasil nyata dan terukur bagi klien di berbagai sektor, disusun dalam format Challenge, Approach, dan Result.

Public Training
n/a
n/a
n/a
PT Kaltim Daya Mandiri
Cerobong unit Gas Turbine Generator (GTG) berpotensi mengalami cyclonic flow yang membuat penempatan CEMS tidak representatif.
Evaluasi pola aliran gas buang menggunakan CFD untuk menguji kondisi cyclonic dan menentukan titik lintas sesuai SNI 7117.21:2021.
Lokasi CEMS dan traverse point tervalidasi secara teknis, meminimalkan risiko kesalahan pengukuran emisi pada unit GTG.
PT Krakatau Osaka Steel
Perlu menentukan titik pemasangan CEMS dan titik lintas (traverse point) yang sah pada cerobong Reheating Furnace agar hasil pemantauan emisi valid dan sesuai SNI 7117.21:2021.
Analisa aliran fluida gas buang dengan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memetakan profil aliran dan mengidentifikasi lokasi pengukuran yang representatif.
Rekomendasi titik pemasangan CEMS dan traverse point yang memenuhi SNI 7117.21:2021, memastikan data pemantauan emisi akurat dan diterima regulator.
PT PLN Nusantara Power
Pengembangan usaha co-firing membutuhkan Persetujuan Teknis (Pertek) Emisi sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021.
Penyusunan dokumen Kajian Teknis Emisi lengkap: inventarisasi sumber, evaluasi baku mutu, dan pemodelan sesuai regulasi.
Dokumen Pertek Emisi tersusun dan siap diajukan, mendukung kelayakan operasional pengembangan co-firing.
ITC Mangga Dua
Konsumsi listrik gedung tinggi dengan Energy Use Intensity (EUI) melampaui standar nasional; chiller menyumbang hingga 40% pemakaian energi.
Walk-through energy audit atas konsumsi listrik, EUI, dan performa chiller untuk mengidentifikasi kesenjangan efisiensi dan peluang konservasi.
Peta peluang penghematan energi signifikan melalui perbaikan kontrol chiller, optimasi operasi, dan langkah efisiensi terarah.
PT Trina Mas Agra Indonesia
Fasilitas produksi memerlukan Pertek Emisi yang memenuhi Permen KLHK No. 05 Tahun 2021 untuk kelayakan operasional.
Penyusunan dokumen Kajian Teknis Emisi: karakterisasi sumber emisi, evaluasi baku mutu, dan penyiapan persyaratan teknis.
Dokumen Pertek Emisi lengkap dan sesuai regulasi, siap diajukan untuk penerbitan persetujuan teknis.
PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk.
Pabrik pulp & kertas berskala besar wajib memiliki Pertek Emisi untuk memenuhi baku mutu udara sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021.
Penyusunan Kajian Teknis Emisi menyeluruh atas sumber emisi utama, dilengkapi evaluasi kepatuhan dan pemodelan dispersi.
Dokumen Pertek Emisi Serang Mill tersusun sesuai regulasi dan mendukung kepatuhan lingkungan pabrik.
PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk.
Kompleks produksi Karawang membutuhkan Pertek Emisi yang valid untuk seluruh sumber emisi sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021.
Inventarisasi sumber emisi, evaluasi baku mutu, dan penyusunan dokumen kajian teknis sesuai persyaratan regulator.
Dokumen Pertek Emisi Karawang Mill tersusun dan siap diajukan untuk penerbitan persetujuan teknis.
PT Indonesia Fibreboard Industri
Fasilitas fibreboard memerlukan Pertek Emisi yang memenuhi baku mutu udara sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021.
Kajian teknis atas sumber emisi produksi, evaluasi kepatuhan, dan penyiapan dokumen persetujuan teknis.
Dokumen Pertek Emisi tersusun sesuai regulasi, mendukung keberlanjutan operasional fasilitas.
PT OKI Pulp & Paper Mills
Salah satu pabrik pulp terbesar di Asia memerlukan Pertek Emisi yang komprehensif untuk seluruh unit produksi.
Penyusunan Kajian Teknis Emisi berskala besar: inventarisasi sumber, evaluasi baku mutu, dan pemodelan dispersi.
Dokumen Pertek Emisi tersusun sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021 dan mendukung kepatuhan lingkungan pabrik.
PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk.
Pabrik Tangerang memerlukan pemutakhiran Pertek Emisi agar seluruh sumber emisi memenuhi baku mutu terkini.
Evaluasi sumber emisi, kajian teknis, dan penyiapan dokumen sesuai Permen KLHK No. 05 Tahun 2021.
Dokumen Pertek Emisi Tangerang Mill tersusun dan siap diajukan untuk penerbitan persetujuan teknis.
PT Solusi Energi Nusantara
Tim engineering perlu menguasai perhitungan sizing peralatan migas berbasis standar internasional.
Pelatihan dasar equipment sizing: perpipaan (API 14C), vessel/separator (API 12J & GPSA), dan PSV (API 521 & 526).
Peserta memahami dasar perhitungan sizing peralatan proses migas sesuai acuan standar internasional.
PT PGN Solution
Pemahaman perilaku sistem (system behavior) pada fasilitas migas penting untuk keandalan dan keselamatan operasi.
Pelatihan dasar system behavior: relief rate & safety device, blowdown inventory, dan flare network (API 520).
Peserta mampu menganalisa perilaku sistem proteksi dan penerapannya di industri migas.
PT Pertamina EP
FEED wellhead cluster & Central Processing Facility (CPF) Lapangan Akasia Bagus memerlukan identifikasi bahaya dan operabilitas yang sistematis.
Memfasilitasi workshop HAZOP/HAZID FEED: identifikasi bahaya, penilaian operabilitas, dan perumusan rekomendasi pengendalian risiko.
Daftar bahaya teridentifikasi lengkap dengan rekomendasi mitigasi yang memperkuat keselamatan desain fasilitas.
PSE UGM & PT Pertamina Geothermal Energy
FEED Fluid Collection and Reinjection System (FCRS) lapangan geothermal Hululais memerlukan studi HAZOP/HAZID & SIL/LOPA yang terdokumentasi rapi.
Berperan sebagai scriber dalam workshop HAZOP/HAZID SIL/LOPA: mendokumentasikan identifikasi bahaya, penilaian, dan rekomendasi secara tertelusur.
Dokumentasi studi keselamatan proses yang lengkap dan tertelusur untuk mendukung keputusan desain FCRS.
Cuplikan pekerjaan penyusunan Persetujuan Teknis (Pertek) Emisi di berbagai PLTU.




Sebagian klien dan mitra yang telah bekerja sama dengan tim ahli kami lintas sektor energi, lingkungan, dan keselamatan proses.










Standards & Frameworks We Work With